Thursday, September 19, 2013

Otak Kiri? Otak Kanan?

Selama ini, gw berpikir kalau gw ini orang yang cenderung dominan otak kiri.

Why?

Soalnya dari jaman sekolah dulu sampe sekarang, gw ga ada nemu masalah dengan yang namanya angka.
Kalau kata orang-orang pun, untuk cewek, gw termasuk yang logis.
Kerjaan pun sekarang kan seorang telco engineer.

Intinya, gw berpendapat gw orang yang yang dominan otak kiri.

Sabtu kemarin, acara family gathering dari kantor membawa gw dan suami ke Trans Studio Bandung. Di dalamnya, terdapat Science Center. Salah satu fitur di Science Center adalah tes dominan otak kiri atau kanan.
Output dari tes tersebut adalah: dominan kiri, dominan kanan, seimbang cenderung kiri atau seimbang cenderung kanan.

*kalau mau iseng nyobain, cobain test ini deh..

Ternyata, jreng-jreng, gw dominan kanan (33% otak kiri, 67% otak kanan)

Reaksi pertama gw tentunya adalah menolak hal itu karena kok rasanya kagak matching ama gw ya.
Tapi setelah dipikir-pikir, hmm, mungkin perlu dilihat lebih detail...

Coba kita intip kutipan artikel di bawah ini soal left brain vs right brain.
The Right Brain
According to the left-brain, right-brain dominance theory, the right side of the brain is best at expressive and creative tasks. Some of the abilities that are popularly associated with the right side of the brain include:
  • Recognizing faces
  • Expressing emotions
  • Music
  • Reading emotions
  • Color
  • Images
  • Intuition
  • Creativity

The Left Brain
The left-side of the brain is considered to be adept at tasks that involve logic, language and analytical thinking. The left-brain is often described as being better at:
  • Language
  • Logic
  • Critical thinking
  • Numbers
  • Reasoning

Hmm, setelah berpikir, sebenarnya sih mungkin ada benarnya juga.
Walaupun saat ini gw punya title pekerjaan yang sepertinya menuntut logika, tapi mungkin memang apa yang benar-benar pingin gw lakukan bukanlah apa yang ingin gw lakukan sekarang.

Gw jauh lebih menyukai hal-hal yang berkaitan dengan kesenian.
Dari kerajinan tangan sampai seni musik, itu semua suka saya lakukan dan bisa saya nikmati. (Gw kagak mau pamer bisa ngapain aja, ntar dibilang som-se)

Bahkan saya sempat bercita-cita, kalau sudah pensiun dari jadi telco engineer, mau jadi guru musik saja ah, hehehehe...Atau mo buka toko kerajinan tangan begitu, walaupun sampai sekarang gw belum tahu pasti kerajinan tangan apa yang bisa gw kerjain secara kontinu. Atau mau jadi penulis?

Tapi bagaimana pun juga, gw tau kalau gw ga bisa banting setir semudah itu sih.
Biar hasilnya otak kanan dominan, gw yakin 1/3 otak kiri gw juga cukup kuat untuk bilang "ayo berpikirlah dengan logika".

Jadi, biarlah air mengalir saja, ntar lama-lama juga bakal keliatan bakal ke mana. 




No comments: